Salah satu komponen zat gizi yang tak pernah terlepas dari kebutuhan manusia akan nutrisi adalah lemak. Lemak merupakan zat gizi makro yang penting untuk menjaga kesehatan tubuh manusia. Zat gizi ini menyumbang energi sebesar 9 kkal per gram atau sekitar 30 % lebih dari total energi yang diperlukan tubuh. Selain itu, lemak dapat membantu metabolisme, membentuk struktur tubuh, dan sebagai pelindung organ-organ. Namun, terkadang sebagian orang menghindari lemak dalam menu makanan mereka, karena khawatir dengan efek negatif yang mungkin timbul (misal : obesitas).
Salah satu jenis lemak yang menarik perhatian para ahli adalah fitosterol. Senyawa ini merupakan jenis lemak yang ramah terhadap kesehatan. Fitosterol berasal dari sumber makanan nabati seperti kacang-kacangan. Jika Anda gemar mengonsumsi biji-bijian dan minyak nabati, mungkin Anda telah mengonsumsi fitosterol sebanyak 150-400 mg per hari.
Anda tidak perlu cemas untuk mengonsumsi kacang-kacangan terutama kacang tanah. Berdasar penelitian Dr. Penny Kris-Etherton (Guru Besar bidang Nutrisi dari Penn State University) disimpulkan bahwa konsumsi satu ons kacang tanah lebih dari lima kali seminggu bisa menurunkan resiko penyakit jantung koroner sekitar 25-39 %. Penelitian ini juga didukung oleh penelitian Dr. Frank Hu (Havard School of Public Health) terhadap 86 ribu wanita yang sering mengonsumsi kacang-kacangan termasuk
kacang tanah. Mereka lebih mampu menjaga pemompaan aktivitas jantung secara teratur dibandingkan wanita yang jarang mengonsumsi kacang-kacangan.
oleh : Halida Dyah Oktarini*
* praktisi industri pangan


